Minum Vitamin Saat Puasa: Baiknya Ketika Sahur atau Berbuka?

0
14
Minum Vitamin Saat Puasa: Baiknya Ketika Sahur atau Berbuka?

Banyak yang masih bingung tentang waktu yang tepat untuk mengonsumsi vitamin saat berpuasa, apakah saat sahur atau berbuka puasa. Apakah ada rekomendasi dan aturan khusus untuk mengonsumsi vitamin selama bulan Ramadhan?

Mengapa tubuh perlu mengonsumsi vitamin saat berpuasa?

Minumlah vitamin Saat puasa, dirasa cukup penting untuk memenuhi kebutuhan mineral dan vitamin ketika tubuh berhenti makan dan minum sebentar. Tidak semua vitamin bekerja dalam tubuh Anda dengan cara dan waktu yang sama. Karena itu, ada baiknya Anda mengetahui aturan dan kapan harus mengonsumsi vitamin, terutama saat berpuasa dengan jam makan terbatas.

Berikut ini adalah panduan untuk mengetahui jenis vitamin dan waktu yang tepat untuk mengkonsumsinya saat puasa:

Vitamin yang larut dalam lemak lebih baik dikonsumsi setelah berbuka puasa

Sebelumnya, ada dua jenis vitamin yang umum larut dalam lemak dan larut dalam air. Nah, untuk vitamin atau suplemen kesehatan yang merupakan jenis yang larut dalam lemak, ada baiknya mengkonsumsinya setelah Anda berbuka puasa.

Saat berbuka puasa atau makan malam adalah waktu optimal untuk mengonsumsi vitamin yang larut dalam lemak.

Vitamin yang larut dalam lemak larut dalam tubuh kita dengan menggunakan lemak dari makanan di dalam tubuh. Kemudian, kandungan vitamin dibawa ke dalam aliran darah untuk memaksimalkan fungsinya masing-masing.

Contoh vitamin yang larut dalam lemak dan dapat dikonsumsi pada malam hari termasuk vitamin A, vitamin K, vitamin E dan vitamin D.

Ketika tubuh kita mendapatkan vitamin yang larut dalam lemak, mereka disimpan di hati. Karena itu, vitamin ini paling baik dikonsumsi dengan makanan yang mengandung lemak tak jenuh atau mengandung minyak untuk membantu penyerapan fungsi secara optimal.

Vitamin yang larut dalam air, lebih baik dikonsumsi saat sahur

Untuk jenis vitamin yang larut dalam air, sebaiknya dikonsumsi saat fajar. Anda dapat mengkonsumsi minimal 30 menit sebelum makan atau 1 jam setelah makan. Ini karena penyerapan vitamin larut air yang terbaik saat perut kosong.

Vitamin yang larut dalam air biasanya mudah dicerna oleh tubuh bersama dengan minuman dan makanan sehari-hari. Contohnya termasuk vitamin C, vitamin B, dan folat (asam folat) yang larut dalam air.

Tubuh Anda membutuhkan jumlah vitamin yang dibutuhkan untuk menghilangkan sisa-sisa urin yang masih mengendap di tubuh. Karena tubuh Anda tidak menyimpan vitamin untuk waktu yang lama, vitamin ini juga akan keluar bersama air seni untuk beberapa waktu.

Untuk jenis vitamin ini, Anda harus mengkonsumsinya saat fajar untuk memulai aktivitas Anda di bulan puasa. Misalnya, Anda bisa mengonsumsi vitamin B sebelum makan.

Vitamin B adalah jenis vitamin yang meningkatkan energi dan berfungsi untuk mengurangi tingkat stres. Beberapa vitamin B yang paling banyak dikonsumsi adalah B-2, B-6, dan B-12. Juga telah terbukti secara klinis bahwa vitamin B dapat mengurangi jumlah stres dan meningkatkan mood harian Anda.

Tips mengonsumsi vitamin saat puasa

  • Efek samping yang paling umum dialami orang ketika mengkonsumsi vitamin adalah mual, diare ringan dan ada ketidaknyamanan di perut. Untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman dan membatasi efek samping, sebagian besar produsen vitamin merekomendasikan untuk mengonsumsi suplemen atau mencampurkannya dengan makanan.
  • Beberapa orang dapat kelebihan dosis vitamin dan menyebabkan efek samping tertentu. Sebagai contoh, sangat tidak dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin K dengan suplemen pengencer darah atau warfarinKarena tubuh akan menimbulkan reaksi buruk.
  • Meskipun Anda adalah aturan dan rekomendasi dari produsen obat vitamin yang direkomendasikan, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter Anda lagi. Apalagi fungsi biologis tubuh akan berbeda selama bulan puasa. Jadi mungkin perlu penyesuaian dan saran dokter untuk mengonsumsi vitamin tertentu.

Postingan Minum Vitamin Saat Berpuasa: Baik Saat Sahur atau Melanggar? muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here