4 Cara Mencegah Keluar Air Mani Saat Puasa

0
10

Ejakulasi biasanya merupakan tanda bahwa Anda terangsang atau bahkan mengalami orgasme. Tetapi bagi sebagian pria, semen bisa bocor meski tidak distimulasi. Dalam beberapa kasus, kebocoran semen terjadi akibat diabetes pada masalah saraf atau masalah tertentu dalam prostat, organ penghasil semen yang berada tepat di belakang testis – misalnya pembengkakan prostat.

Cedera penis dan usia tua kadang-kadang menjadi penyebabnya, seperti obat resep tertentu. Reaksi emosional seperti kegembiraan, kecemasan, panik, dan stres juga dapat memicu ejakulasi tanpa gairah. Jadi, adakah cara untuk mencegah air mani keluar saat puasa untuk menjaga kelangsungan ibadah Anda?

Tips mencegah semen keluar saat puasa

Pertama-tama, periksa terlebih dahulu apa penyebab kebocoran semen Anda. Jika Anda mengalami ejakulasi spontan yang disebabkan oleh kondisi fisik tertentu, seperti diabetes atau masalah prostat, mengobati kondisi yang mendasarinya akan banyak membantu. Dokter Anda dapat menyarankan pilihan perawatan terbaik untuk kondisi Anda.

Jika masalahnya tidak berakar pada kondisi fisik atau penyakit tertentu, Anda dapat mencoba metode berikut di rumah untuk mencegah semen keluar saat puasa.

1. Ambil napas dalam-dalam

Emosi negatif dapat mengganggu sistem saraf simpatis otak, yang dapat berdampak pada kerja penis. Ketika Anda cemas, panik, atau stres, sistem saraf simpatik Anda menjadi hiperaktif.

Sebagai tanggapan, otak yang terlalu hiperaktif akhirnya memerintahkan penis untuk segera mengeluarkan semen sehingga aktivitas otak berkurang. Alasannya, setelah air mani keluar, tubuh dan otak bisa menjadi lebih tenang dan rileks karena pelepasan hormon.

Teknik pernapasan dalam bisa menjadi cara yang cukup efektif untuk mencegah semen bocor karena stres selama puasa. Cara termudah untuk melakukan ini adalah pertama-tama menemukan tempat yang tenang dan nyaman untuk duduk atau berbaring.

Kemudian ambil napas dalam-dalam perlahan melalui hidung. Tahan napas selama beberapa detik, dan buang napas perlahan melalui mulut (atau bisa melewati hidung jika Anda merasa ini lebih nyaman). Ulangi selama beberapa menit sampai Anda merasa lebih rileks.

Mengambil napas dalam-dalam, mengendurkan otot, dan bermeditasi dapat menjernihkan pikiran dan menenangkan Anda dalam menghadapi berbagai peristiwa yang menegangkan. Selain itu, teknik ini juga efektif untuk meningkatkan konsentrasi dan kinerja kerja Anda selanjutnya.

2. Bayangkan suasana yang tenang

Setelah Anda dilanda stres atau kecemasan, tutup mata Anda sejenak sambil membayangkan warna biru air laut, atau hamparan sawah yang penuh warna hijau disertai angin sepoi-sepoi. Atau, keluar sebentar untuk menghirup udara segar dan melihat sayuran hijau di bawah naungan langit biru.

Psikologi warna telah membuktikan bahwa biru dapat membawa rasa tenang dan rileks pada saraf. Warna biru juga memberi kesan stabil, aman, dan penuh harapan. Sementara itu, hijau dianggap sebagai warna yang menenangkan dan rileks. Hijau sering dihubungkan dengan alam dan lingkungan yang sehat. Selain itu, hijau juga melambangkan harmoni, keseimbangan, dan kedamaian. Lingkungan dominan berwarna hijau akan memiliki efek sehat pada mata dan pikiran.

3. Tanamkan saran positif

Stres dan kecemasan dapat memancar dalam gerakan dan pola berpikir Anda yang akan menjadi negatif. Namun, cobalah untuk menanamkan saran atau kata-kata positif untuk Anda sendiri. Ulangi kata-kata motivasi seperti, "Tenang, aku pasti bisa menyelesaikan proyek ini."

Trik ini bekerja kurang lebih seperti saran nenek yang mengatakan jika Anda ingin memegang kencing, kencangkan tinju Anda seolah-olah Anda memegang batu dan fokuskan pikiran Anda untuk memegangnya dengan lebih erat. Dengan begitu, pikiran Anda menjadi terganggu, dari "keinginan untuk buang air kecil" sehingga berusaha keras untuk menekan batu imajiner.

4. Cari kegiatan lain

Tanyakan pada diri sendiri apa yang akan Anda lakukan jika Anda tidak khawatir. Misalnya, jika Anda akan melakukan wawancara kerja, tinggal di luar rumah untuk menepati janji.

Pastikan juga Anda memiliki dokumen yang tepat, dan praktikkan sesi tanya jawab wawancara dalam pikiran Anda untuk membuatnya lebih mudah nanti. Jika Anda ingin pergi ke bioskop, ditentukan dan pergi. Pastikan Anda membawa cukup uang, dan pikirkan cara terbaik untuk mencapai tujuan tanpa harus terjebak kemacetan.

Hal terburuk yang dapat Anda lakukan ketika Anda merasa cemas adalah duduk dan tenggelam dalam emosi negatif ini. Lakukan apa yang perlu Anda lakukan, untuk menghilangkan stres dari pikiran Anda.

Tanamkan keyakinan bahwa, meskipun Anda sedang diliputi oleh kecemasan ekstrem, roda kehidupan terus berputar dan Anda harus dan dapat menyelesaikan segalanya. Intinya, cari kesibukan lain ketika Anda khawatir untuk mencegah air mani keluar saat puasa.

Posting 4 Cara Mencegah Batuk Saat Puasa muncul pertama kali di Hello Sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here